Perkuat Kemandirian Ekonomi, DPPPA Muara Enim Bekali 30 Perempuan Pelatihan Budidaya Jamur Tiram

Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM- Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) terus berkomitmen mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan melalui berbagai program peningkatan kapasitas dan keterampilan yang dapat menjadi peluang usaha bagi masyarakat.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Kewirausahaan Perempuan dan Budidaya Jamur Tiram serta Olahan Jamur Tiram Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kantor Desa Panang Jaya, Kecamatan Gunung Megang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Muara Enim, H. Husin Aswadi, S.E., M.M., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program DPPPA melalui Bidang Pengarusutamaan Gender dan Pemberdayaan Perempuan (PUG PP) untuk meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan, khususnya bagi kelompok rentan agar memiliki bekal keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi usaha produktif.

“Pelatihan ini merupakan bentuk komitmen DPPPA dalam meningkatkan kapasitas perempuan agar mampu mandiri secara ekonomi. Kami ingin para peserta memiliki keterampilan yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber penghasilan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Husin, Jumat 24 Juli 2026.

Lebih lanjut, Husin menjelaskan bahwa, pelatihan dipimpin oleh Kepala Bidang PUG PP DPPPA Kabupaten Muara Enim Rodiah, Am.Kep., S.K.M., M.M., bersama tim Bidang PUG PP dan diikuti sebanyak 30 peserta.

“Para peserta terdiri atas perempuan dari keluarga kurang mampu, perempuan kepala keluarga, perempuan korban kekerasan termasuk korban perkawinan usia anak, serta penyandang disabilitas yang memiliki semangat untuk berwirausaha,” jelasnya.

Husin mengungkapkan bahwa, dalam pelaksanaan pelatihan tersebut, para peserta memperoleh materi kewirausahaan.

“Peserta juga mendapatkan pelatihan teknis budidaya jamur tiram hingga pengolahan jamur tiram menjadi berbagai produk bernilai tambah,” ungkapnya.

Selain memberikan keterampilan usaha, DPPPA juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyosialisasikan upaya pemenuhan indikator Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Desa Panang Jaya sebagai bagian dari komitmen mewujudkan desa yang ramah perempuan dan anak.

“Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif dalam mendukung terwujudnya Ruang Bersama Indonesia, sehingga Desa Panang Jaya dapat menjadi desa yang aman, inklusif, serta memberikan ruang yang setara bagi perempuan dan anak untuk berkembang,” katanya.

Husin menambahkan, DPPPA akan terus menghadirkan program-program pemberdayaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup perempuan. Menurutnya, perempuan yang berdaya dan mandiri secara ekonomi akan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan keluarga maupun pembangunan daerah.

“Melalui pelatihan ini kami berharap semakin banyak perempuan yang mampu memanfaatkan potensi lokal menjadi peluang usaha, sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan mewujudkan perempuan yang tangguh, mandiri, serta berdaya saing,” pungkasnya.

Adapun narasumber dalam pelatihan tersebut yaitu Ketua LP2M Universitas Serasan Emiyati dan Pelaku UMKM jamur tiram Sumarsono.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dengan narasumber.

Sesi tersebut dimanfaatkan peserta untuk menggali lebih dalam mengenai teknik budidaya, pengolahan hasil, hingga strategi memulai dan mengembangkan usaha secara mandiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *