Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Warga kota Muara Enim mendadak heboh. Pasalnya, gedung kantin MIN 1 Muara Enim ludes terbakar. Meski tidak ada korban jiwa kerugian dipastikan puluhan juta rupiah, di MIN 1 Muara Enim, tepatnya di Jalan Jenderal Bambang Utoyo Nomor 32/35, Pasar III, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 18.45 WIB.
Salah seorang saksi Febri yang juga sebagai penjaga sekolah, mengatakan bahwa pada saat kejadian dirinya bersama dua rekannya sedang duduk didepan teras sekolah karena baru selesai bersih-bersih di sekolah. Kemudian ia mendengar ada suara dari arah kantin sekolah yang letaknya di belakang gedung ruang kelas MIN 1 Muara Enim.
“Saya curiga ada suara-suara berisik. Lalu saya lihat ke belakang dan ternyata api sudah besar dan membakar kantin sekolah,” ujar Febri.
Akibat kebakaran tersebut, lanjut Febri, satu bangunan kantin yang diberisi tiga lapak milik Rika, Yani dan Nova, habis hangas terbakar.
“Kalau malam kantin memang tidak ditunggu. Jadi kemungkinan besar konsleting listrik,” ujarnya.
Masih dikatakan Febri, bahwa pada saat terbakar, ia bersama rekan-rekannya masih berupaya memadamkan dan menyelamatkan barang-barang di dalam kantin, namun karena api sudah membesar ia memilih menyelamatkan diri. Apalagi ketika mendengar sebuah ledakan yang diduga dari tabung gas 3 kg, membuatnya menjauh dan menunggu petugas PBK datang memadamkan api.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Muara Enim, Arman Sarijaya melalui Kabid Pemadam Kebakaran Edy Rachmady mengatakan bahwa pihaknya mendapat laporan dari warga ada kebakaran kurang dari pukul 20.00 WIB. Lalu, pihaknya langsung meluncur ke lokasi kejadian dibantu oleh BPBD dengan menurunkan 2 unit mobil PBK.
“Alhamdulilah, sekitar satu jam api sudah bisa dipadamkan,” ujarnya.
Untuk kronologisnya, lanjut Edi, masih dalam penyelidikan pihak terkait. Namun untuk sumber api dari informasi yang didapat bermula berasal dari kantin sekolah yang berada di belakang gedung ruang kelas MIN 1 Muara Enim.
“Untuk kerusakan yang pasti kantin sekolah dan jendela kelas ada pecah serta rusak,” pungkasnya.
Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Muara Enim H. Abdul Haris Putra, S.Ag., M.Pd.I, membenarkan adanya kejadian tersebut, namun untuk penyebabnya belum diketahui pasti namun dari informasi yang didapat diduga kuat akibat konsleting listrik.
“Ini musibah, namun masih beruntung gedung sekolah sampai tidak rusak parah,” ujarnya.
Ketika ditanya apakah sekolah diliburkan atau tidak dari kejadian ini, Kakan Kemenang, mengatakan bahwa dirinya akan berdiskusi dahulu dengan kepsek MIN 1 Muara Enim untuk mencari solusi yang terbaik.


















