Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Puluhan pecatur berbakat dari berbagai penjuru daerah di Kabupaten Muara Enim bersaing dalam turnamen catur memperebutkan Piala Rektor Universitas Serasan di aula Universitas Serasan (Unsan) Muara Enim, Sabtu (26/9/2026).
Ketua Panitia Pelaksana Turnamen, Fikih Permadi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unsan yang digelar oleh Mahasiswa Unsan. Kompetisi ini dirancang khusus untuk memfasilitasi para pecatur lokal yang belum menyandang gelar master dan ternyata animo masyarakat terbilang tinggi, terbukti dengan terdaftarnya puluhan peserta dari berbagai kelompok usia.
“Turnamen ini secara resmi diikuti oleh 60 peserta kategori umum non-master yang berasal dari seluruh wilayah Kabupaten Muara Enim,” ujar Fikih Permadi di sela-sela jalannya pertandingan.
Lanjut Fikih, dalam Turnament ini menggunakan Sistem Swiss Manager (Enam Babak). Untuk menjamin keadilan dan menentukan pemenang terbaik secara objektif, pihak panitia menerapkan aturan kompetisi yang ketat. Melalui sistem ini, setiap peserta dituntut untuk terus fokus karena setiap kemenangan atau kekalahan di babak awal akan langsung menentukan lawan tangguh berikutnya pada babak lanjutan.
“Ketenangan mental dan kecerdikan strategi menjadi kunci utama bagi para pecatur jika ingin terus mendominasi papan atas klasemen,” ujarnya.
Masih dikatakan Fikih, dalam Turnament ini pihaknya memberikan hadiah stimulus berupa dana pembinaan bernilai jutaan rupiah serta trofi eksklusif dari pimpinan universitas. Hadiah ini merupakan penghargaan sebagai bentuk apresiasi dan dana pembinaan atas kerja keras mereka.
Fikih berharap, melalui gelaran ini, Universitas Serasan tidak hanya memosisikan diri sebagai lembaga edukasi formal, tetapi juga aktif menjadi wadah pengembangan bakat olahraga dan pencarian bibit-bibit pecatur potensial di Kabupaten Muara Enim. Dan mudah-mudahan kedepan akan menjadi agenda tetap Unsan Muara Enim.


















