Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Muara Enim bergerak cepat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda tiga lokasi berbeda dengan total luasan sekitar 4 hektare, Senin (5/10/2026).
Plt Kepala Pelaksana BPBD Muara Enim Abdurrozieq Putra, mengatakan tiga lokasi yang dilanda karhutla tersebut berada di kawasan Kuburan Islam Kelurahan Pasar 1, Jalan Veteran Kelurahan Pasar 1, serta Lebuay Bandung, Reli, Kecamatan Merapi Timur.
“Untuk lokasi Lebuay Bandung, Reli, Kecamatan Merapi Timur berada di wilayah perbatasan Kabupaten Muara Enim dan Lahat,” ujar Abdurrozieq, Selasa (6/10/2026).
Dijelaskan Abdurrozieq, kebakaran di sekitar Kuburan Islam Kelurahan Pasar 1 menghanguskan sekitar 0,5 hektare lahan. Selanjutnya, karhutla di Jalan Veteran, Kelurahan Pasar 1, juga membakar sekitar 0,5 hektare lahan. Kemudian, kebakaran di kawasan Lebuay Bandung, Reli, Kecamatan Merapi Timur, diperkirakan melanda sekitar 3 hektare lahan. Tim gabungan berhasil melakukan pemadaman pada tiga lokasi tersebut.
“Penanganan dilakukan setelah BPBD menerima laporan masyarakat terkait munculnya titik api. Tim Posko Induk BPBD bersama Damkar dan masyarakat langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api merambat ke area lain,” jelasnya.
Dalam upaya pemadaman, sambung Abdurrozieq, BPBD mengerahkan satu unit kendaraan suplai air berkapasitas 4.000 liter. Sementara Damkar menurunkan satu unit mobil pemadam untuk membantu proses penanganan di lapangan.
Abdurrozieq mengatakan, hingga laporan penanganan dibuat, api di tiga lokasi tersebut telah berhasil dipadamkan. Tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan akibat kejadian karhutla tersebut. Meski api telah padam, petugas tetap mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama saat kondisi lahan kering. Petugas juga memberikan sosialisasi agar masyarakat tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara dibakar. Sebab, pembakaran lahan dapat memicu munculnya titik api dan menyebabkan kebakaran meluas.
“Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar karena dapat memicu kebakaran dan memperluas dampak karhutla,” pungkasnya.


















