Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM- Pemerintah Kabupaten Muara Enim secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Hak Cipta Musik dan Lagu bagi Pelaku Seni dan Budaya di Kabupaten Muara Enim Tahun 2026. Acara strategis ini digelar di Ruang Rapat Pangrifta Nusantara Bappeda Muara Enim, Kamis (15/10/2026).
Bupati Muara Enim yang diwakili oleh Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM, Juli Jumatan, dalam sambutannya, menegaskan bahwa Kabupaten Muara Enim dikaruniai kekayaan seni dan budaya yang luar biasa, mulai dari musik, lagu, hingga tarian lokal yang menjadi identitas serta warisan leluhur.
Namun, Juli menyoroti tantangan berat yang dihadapi para seniman di era digital saat ini. Kemudahan penyebaran karya melalui berbagai platform digital sering kali tidak dibarengi dengan perlindungan hak cipta dan pemberian royalti yang adil bagi para penciptanya.
“Karya seni adalah Kekayaan Intelektual yang bernilai ekonomi. Hak cipta bukan sekadar formalitas hukum, melainkan perlindungan atas hak moral dan hak ekonomi para seniman agar dapat terus berkarya secara berkelanjutan dan sejahtera,” ujar Juli Jumatan saat membacakan sambutan tertulis Bupati Muara Enim.
Melalui sosialisasi ini, Pemkab Muara Enim berharap para pelaku seni dapat memahami prosedur legal pendaftaran Hak Cipta serta Perlindungan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) untuk karya tradisional. Langkah ini diharapkan mampu mendorong optimalisasi ekonomi kreatif sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat dalam menghargai karya musik lokal.
Sebagai wujud nyata komitmen daerah, Pemkab Muara Enim mengingatkan kembali keberadaan Sentra “HAK KITE” (Sentra Hak Kekayaan Intelektual Muara Enim) yang telah dibentuk sejak tahun 2023. Wadah yang berlokasi di Mall Pelayanan Publik Muara Enim ini siap memfasilitasi para seniman di Bumi Serasan Sekundang untuk mendaftarkan hak kekayaan intelektual mereka secara mudah.
“Kami ingin memastikan bahwa para seniman di Bumi Serasan Sekundang tidak hanya menjadi penonton di rumah sendiri, tetapi menjadi tuan rumah yang berdaya, terlindungi, dan dihargai karya-karyanya,” tambahnya.
Acara ini turut dihadiri oleh para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Muara Enim, para Ketua Sanggar, Tokoh Adat, serta seluruh elemen pelaku seni, budayawan, musisi, dan pencipta lagu se-Kabupaten Muara Enim.












