Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Akibat Jalinsumteng ruas Baturaja – Muara Enim rusak berat, satu unit truk angkutan batu bara terguling saat melintasi jalan lintas Baturaja – Muara Enim, tepatnya di Desa Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumsel.
Meski tidak ada korban jiwa, sempat membuat kemacetan meski jalur dialihkan ke jalan Kabupaten karena jalan Jalinsumteng ditutup total saat melakukan evakuasi, Minggu (29/6/2025). Adapun mobil truk yang terbalik adalah milik PT TAE dengan Nopol BE 9311 AJ itu dikemudikan oleh Ilhamsyah (24), warga Desa Gunung Raja, Kecamatan Empat Petulai Dangku, Kabupaten Muara Enim.
Berdasarkan pengakuan sopir truk tersebut, mobilnya terbalik sendiri saat melintas di jalan tersebut yang kebetulan rusak bergelombang dan berlubang. Kondisi jalan yang memang rusak parah mengakibatkan truk dengan muatan puluhan ton batu bara itu mengayun dan tidak stabil hingga terguling.
Kapolres Muara Enim AKBP Jhoni Eka Putra melalui Kasi Humas AKP RTM Situmorang, menyampaikan bahwa personel Satlantas Muara Enim telah tiba di lokasi untuk membantu evakuasi truk tersebut. Dan petugas juga langsung melakukan pengaturan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang saat evakuasi berlangsung.
“Dalam proses evakuasi pihaknya menggunakan satu unit alat berat excavator untuk mengangkat truk yang terguling. Dan dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa hanya kerugian material saja,” ujar Kasi Humas.
Menurut Yusuf (28l salah satu pengendara yang kebetulan melintas dilokasi kejadian mengatakan bahwa kondisi jalan dilokasi tersebut memang sudah lama rusak dan sering memakan korban. Padahal jalan tersebut adalah jalan nasional dan sangat padat dilintasi oleh kendaraan. Apalagi setelah dilintasi kendaraan berat sehingga jalan tersebut bertambah cepat dan parah rusaknya namun tidak kunjung diperbaiki.
“Padahal jalannya rusak parah dan sering terjadi kecelakaan tapi belum juga dilakukan perbaikan sehingga seperti pemerintah pusat tutup mata,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Muara Enim Edison mengatakan, bahwa trase jalan sepanjang Muara Enim – Simpang Meo merupakan jalan negara yang kewenangan pembangunan dan pemeliharaannya berada di pemerintah pusat melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN).
“Pemkab Muara Enim tidak tinggal diam, kami telah melakukan upaya koordinasi bahkan mengirimkan surat untuk segera melakukan rehabilitasi terhadap jalan negara tersebut,” katanya.
Edison mengungkapkan, pihak BBPJN telah menginformasikan bahwa akan segera dilakukan tender untuk pemeliharaan jalan, namun beberapa hal masih terkendala karena adanya efisiensi oleh Pemerintah Pusat. Pemkab Muara Enim terus berupaya untuk mendorong BBPJN agar segera memperbaiki jalan.
“Percaya lah kita tidak tinggal diam, kita menanggapi apa yang menjadi keluhan masyarakat.
Sebentar lagi itu akan dilakukan penanganan secara insidentil atau darurat, di mana letak-letak yang memang parah perlu dilakukan perbaikan,” pungkasnya.
















