Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Rambang Polres Muara Enim melaksanakan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025 seluas 41 hektar di lahan Perhutanan Sosial Desa Sugihan, Dusun VII Talang Lubuk Batu, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim, Rabu (9/7/2025).
Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB ini diawali dengan pelaksanaan video konferensi (Zoom) secara nasional bersama jajaran Kementerian Pertanian dan berbagai daerah di Indonesia, sebagai bagian dari gerakan serentak penanaman jagung di lahan perhutanan sosial.
Acara turut dihadiri oleh Camat Rambang yang diwakili oleh Sekcam Helman Agus, SE, M.Si dan Staf, Kapolsek Rambang IPTU Zulkarnain Afianata, ST, M.Si, MH, dan anggota Polsek Rambang, Danramil 404/08 Rambang Lubai diwakili oleh Danpos Peltu Suparjo dan anggota Babinsa, Kades Sekecamatan Rambang, Ketua BPD Sekecamatan Rambang, Ka UPTD Puskesmas Sugihwaras diwakili oleh Epriadi Amk dan staf, Kepala KUA Kecamatan Rambang diwakili oleh Taharoni, S.Ag, Perwakilan PT MHP, Perwakilan PT EPA, Ka UPTD Kph wilayah IX Suban Jeriji Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel, Kadus VII Talang Lubuk Batu Desa Sugihan Mawardi, Ketua Kelompok Tani H. Efri dan anggota kelompok tani Beringin Jaya.
“Lahan yang seluas 41 hektar untuk penanaman jagung yang akan dilakukan secara bertahap. Tahap awal kita tanam dulu seluas 4 hektar dengan bibit jagung yang telah ditanam sebanyak 75 kg dengan jenis Pioner,” kata Kapolres Muara Enim AKBP Jhoni Eka Putra, SH, SIK, MM, M.Si, melalui Kapolsek Rambang IPTU Zulkarnain Afianata, ST, M.Si, MH.
Menurut Kapolsek Rambang, kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya melalui peningkatan produksi jagung sebagai salah satu komoditas strategis. Kegiatan menanam jagung serentak ini, di lahan perhutanan sosial.
“Ini langkah penting untuk memperkuat ketahanan pangan, sekaligus menumbuhkan semangat kemandirian masyarakat di sektor pertanian,” ujar Kapolsek IPTU Zulkarnain.
Menurut Kapolsek, keterlibatan semua pihak, termasuk dari unsur kepolisian, Pemerintah Kecamatan, hingga masyarakat, menjadi kunci keberhasilan program ini. Untuk itu, mari kita terus bersinergi untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional. Ini bukan hanya sekadar program, tetapi investasi masa depan bangsa untuk mencapai kemandirian dan kesejahteraan.












