Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Dalam rangka mendukung program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, menjaga stabilitas pangan dan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Polres Muara Enim, Polda Sumatera Selatan, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Mapolres Muara Enim, Jumat (8/8/2025).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kapolres Muara Enim AKBP Jhoni Eka Putra, SH, SIK, MSi, Kepala Bulog Cabang Lahat, Zulhaidar, Kepala Dinas Ketahanan Pangan yang diwakili Harijono, S.P., M.Si, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian yang diwakili Satria, Camat Muara Enim Elvik Fransiska, S.TTP., M.Si, para pejabat utama Polres Muara Enim, serta tamu undangan lainnya.
Usai sambutan, Kapolres beserta rombongan melakukan peninjauan ke stand-stand Gerakan Pangan Murah yang telah disiapkan. Berbagai komoditas bahan pokok tersedia dalam kegiatan ini, seperti beras, gula pasir, minyak goreng, kopi, tepung terigu, tepung tapioka, margarin, dan susu kental manis, yang dijual di bawah harga pasar.
Antusiasme masyarakat begitu tinggi. Sejak pagi hari, warga dari berbagai penjuru Muara Enim berdatangan ke lokasi kegiatan untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok yang ditawarkan dengan harga murah.
Kapolres Muara Enim AKBP Jhoni Eka Putra mengatakan bahwa tujuan utama dari Gerakan Pangan Murah ini adalah untuk meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Dengan melalui kegiatan ini, pihaknya ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
“Ini adalah bentuk sinergi Polri bersama pemerintah daerah dan Bulog untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Kapolres.
Kegiatan ini, lanjut Kapolres, merupakan bukti nyata bahwa Polri hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan dan pengayom rakyat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk ketahanan pangan. Dengan kolaborasi bersama Pemkab Muara Enim dan Bulog, Polres Muara Enim menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri yang semakin humanis dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat.
Sementara itu menurut salah satu pembeli Hindun (55) warga Muara Enim bahwa keluarganya sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini, ditengah-tengah kenaikan beberapa bahan pokok. Apalagi pendapatan tidak naik-naik, malahan cenderung turun. Kedepan kegiatan setiap untuk lebih ditingkatkan lagi dan barang yang dijual lebih beragam lagi.
“Alhamdulillah, harga jauh lebih murah dari pasar. Semoga kegiatan seperti ini sering-sering diadakan,” ungkap ibu tiga anak ini.


















