Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Bupati Muara Enim H Edison SH MHum, memberikan deadline kepada Plt Direktur PDAM Lematang Enim Dr Ir Subroto MT, untuk membenahi kinerja dan meningkatkan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat.
Hal tersebut diungkapkannya pada saat kegiatan Kunjungan Kerja Bupati Muara Enim Ke Kantor PDAM sekaligus Penyerahan Surat Keputusan Pelaksanaan Tugas Direktur PDAM Muara Enim dari Sartono SH yang telah habis masa tugasnya sebagai Dirut PDAM Lematang Enim di Kantor PDAM Lematang Enim, Senin (11/8/2025).
“Saya ucapkan terimakasih atas pengabdian dan dedikasi Pak Sartono selama memimpin Dirut PDAM ME, dan kami masih butuh bimbingan dan pemikiran dengan pengalamannya membangun PDAM lebih baik lagi,” ujar orang nomor satu di bumi Serasan Sekundang ini.
Menurut Edison, penggantian Dirut PDAM Lematang ini, karena masa kepemimpinannya memang sudah habis sehingga perlu keberlangsungan organisasi sehingga untuk jabatan sementara diamanahkan kepada Direktur Teknik yang dijabat oleh Subroto dengan pertimbangan sedikit banyak ia telah memahami dan mengetahui seluk beluk di PDAM Lematang Enim. Karena belum RUPS maka Bupati Muara Enim sebagai Kuasa Pemegang Modal (KPM) di PDAM Lematang Enim mempunyai hak preogratif untuk mengganti atau menempatkan seseorang yang profesional untuk menjabatnya.
“Saya berikan waktu 3 atau 6 bulan kedepan kepada Plt Direktur untuk membenahi pelayanan dan meningkatkan kinerja PDAM. Setelah itu kita akan evaluasi kembali melalui RUPS,” tegas Edison.
Menurut Edison, sesuai dengan Permendagri terbaru tentang organisasi di PDAM, disebutkan bahwa untuk PDAM yang mempunyai pelanggan dibawah 50 ribu + 1, maka jumlah Direksi hanya bisa 1 orang termasuk untuk Dewan Pengawasnya yang juga hanya 1 orang. Sebelumnya, di Permendagri yang lama itu boleh jumlah Direksinya 3 orang termasuk Dewan Pengawasnya 3 orang. Oleh karena itu, dengan adanya aturan terbaru ini maka kita harus mematuhinya yakni hanya 1 Direktur dan 1 Dewan Pengawas saja.
“Jadi Direksi dan Dewan Pengawasnya hanya 1 orang. Namun sebenarnya saya ingin Direksinya lebih dari 1 sehingga mereka bisa sharing dan sebagainya,” ujarnya.
Kedepan, lanjut Edison, ia meminta kepada Plt Direktur PDAM LE yang baru, untuk meningkatkan jumlah pelanggan diatas 50 ribu. Dan hal tersebut tidak terlalu sulit, sebab saat ini, jumlah pelanggan sudah mencapai sekitar 45 ribuan, sehingga hanya sekitar 5 ribuan lagi untuk mencukupinya. Dengan jumlah pelanggan diatas 50 ribuan, maka jumlah Direksi maupun Dewan Pengawas bisa 3 orang lagi seperti sebelumnya.
“Kita bisa lakukan jemput bola ke perumahan untuk pasang SR baru, dan sebagainya. Silahkan bagaimana triknya untuk manajemen baru,” ujarnya.
Dan terakhir, Edison, menekankan kepada Direktur baru, untuk jangan anti kritik dan siap untuk dihujat, dimaki, dicaci dan dihina sebagai seorang pemimpin dan pelayanan masyarakat. Jadikan semuanya itu sebagai masukan dan cambuk kepada diri untuk instropeksi diri dan meningkatkan pelayanan ataupun kekurangan. Kemudian, jalin kerjasama dengan semua pihak termasuk para senior dan mantan pejabat PDAM untuk tidak segan-segan meminta pendapat dan masukan. Dan yang tidak kalah penting, menjadi pimpinan harus bisa bersikap adil dan profesional, jangan dari penilaian suka dan tidak suka.
“Saya tidak mau kedepan ada informasi setelah diangkat menjadi Direksi, jangan mentang-mengang dan terlihat semena-mena dengan bawahan,” pungkasnya.
Dirut PDAM Lematang Enim Sartono SH, bahwa atas nama pribadi dirinya meminta maaf jika selama menjabat ada yang belum tercapai maupun yang terpuaskan dengan pelayanan yang kami berikan. Namun yakinlah, bahwa tidak ada maksud dan keinginan kami untuk tidak melayani sebab kami telah berusaha dan berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat terutama pelanggan dengan segala kendala dan kekurangan yang ada. Mudah-mudahan dengan manajemen yang baru kinerja PDAM akan semakin meningkat. Apalagi kami melayani di lima cabang yakni Kota Muara Enim, cabang Tanjung Enim, cabang Ujan Mas, cabang Teluk Lubuk dan cabang Gelumbang serta 13 unit IKK yang tersebar di wilayah Kabupaten Muara Enim.
“Kami sadar sebagai pelayanan publik ada yang profesional dan kontra. Dan hal itu wajar, sebagai intropeksi diri untuk meningkatkan pelayanan,” ujarnya.
Sementara itu Plt Direktur PDAM Lematang Enim Subroto, bahwa dirinya siap melaksanakan tugas yang diberikan kepadanya oleh Bupati Muara Enim, dan tentunya ia perlu dukungan dan kekompakan dari semua pihak untuk melaksanakannya. Sebab tantangan dan hambatan PDAM Lematang Enim kedepan cukup besar yakni masalah kualitas air baku dimana kondisi Sungai Enim dan Lematang semakin keruh dan jelek serta debitnya berkurang. Kemudian sangat bergantung kepada supply dari PLN yang sering byar pyet sehingga sangat menganggu pendistribusian air bersih ke pelanggan. Lalu masalah jaringan perpipaan yang perlu peremajaan maupun penambahan baru untuk menjangkau para pelanggan baru.


















