Polemik dualisme kepengurusan PGRI kembali memanas dan menjadi sorotan di kalangan guru. Di tengah tarik ulur legitimasi yang masih bergulir, berbagai klaim dan manuver organisasi terus bermunculan, memicu kebingungan di akar rumput.
Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah persatuan organisasi guru terbesar di Indonesia sedang berada di titik kritis?
Menanggapi kondisi tersebut, Riza Pahlevi mengajak seluruh anggota PGRI untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Menurutnya, perbedaan pandangan dan kepentingan tidak boleh menjadi alasan untuk memecah solidaritas sesama guru.
Ia menegaskan bahwa penyelesaian sengketa harus dilakukan melalui jalur konstitusional dan mekanisme hukum yang sah, bukan melalui narasi yang memperkeruh suasana.
Saksikan selengkapnya di Lentera Viral Demokrasi hanya di Youtube!












