Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Sebanyak 55 Kepala Sekolah (Kepsek) tingkat TK, SD dan SMP dilingkungan Pemkab Muara Enim dilantik menjabat sebagai Kepala Sekolah di Balai Agung Serasan Sekundang (BASS) Muara Enim, Kamis (5/11/2026).
Plt Bupati Muara Enim Ir Hj Sumarni MSi melantik langsung dalam Kegiatan Peresmian dan Pengambilan Sumpah Jabatan Penugasan Guru menjadi Kepala Sekolah dilingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim tersebut. Kegiatan tersebut, juga dihadiri Forkopimda, OPD terkait, para undangan dan 55 para guru yang dilantik.
“Secara khusus, saya mengucapkan selamat kepada 55 kepala sekolah yang dilantik yang terdiri dari 1 Kepala Taman Kanak-Kanak, 44 Kepala Sekolah Dasar, dan 10 Kepala Sekolah Menengah Pertama,” ujar Sumarni.
Menurut Sumarni, bahwa mekanisme penugasan sebagai kepala sekolah tentu telah melalui proses yang ketat dan transparan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Mereka yang terpilih berasal dari guru-guru terbaik yang telah memenuhi persyaratan administratif maupun substantif sesuai dengan Pasal 7 ayat (1) Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025, serta diusulkan secara resmi melalui Sistem Informasi Kepala Sekolah Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan (SIM-KSPSTK).
Oleh karena itu, lanjut Sumarni, peresmian dan pelantikan hari ini murni menjadi bagian dari komitmen kita bersama dalam upaya penataan, penyegaran, dan penguatan manajemen satuan pendidikan di Kabupaten Muara Enim. Kepercayaan ini tentu harus dibayar lunas dengan kerja keras, dedikasi, dan komitmen yang tinggi untuk memajukan kualitas pendidikan di Bumi Serasan Sekundang.
Sumarni mengatakan amanah besar yang diemban hari ini terasa semakin istimewa sekaligus penuh tantangan karena kita menyadari bahwa dunia pendidikan kita sedang berada di bawah sorotan tajam publik. Kita tidak boleh menutup mata terhadap ujian berat yang baru saja mencederai marwah institusi pendidikan kita. Maka dari itu, momentum pelantikan ini harus menjadi titik balik.
Sumarni menekankan, bahwa ada beberapa catatan penting yang wajib dipegang teguh dan jalankan dalam memimpin satuan pendidikan masing-masing yakni Pegang Teguh Integritas. Jangan pernah coba-coba bermain-main dengan anggaran pendidikan sebab jabatan kepala sekolah adalah amanah suci untuk mencerdaskan anak bangsa, bukan celah untuk mencari keuntungan pribadi atau kelompok.
“Saya tidak ingin mendengar ada kepala sekolah di Muara Enim yang terseret kasus hukum. Kelola dana BOS, dana bantuan, dan fasilitas sekolah secara transparan serta akuntabel.















