Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Peristiwa musibah angin puting beliung yang menerjang salah satu rumah milik Agus Mukjizat (32) warga Blok A9, Perumahan Residence, Kelurahan Pasar I, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, ternyata masih menyisakan trauma. Meski tidak sampai menelan korban jiwa namun telah merusak tempat tinggal dan merugikan secara materil.
“Kejadiannya kemarin sore (Sabtu,red) begitu cepat. Tanpa hujan, tahu-tahu datang angin kencang berputar langsung menghantam rumah. Beruntung saya dan anak saya cepat masuk ke dalam garasi sehingga tidak tertimpa,” ujar Agus yang sehari-harinya sebagai masinis KA ini di kediamannya, Minggu (26/4/2026).
Menurut Agus, sebelum kejadian, ia bersama anaknya yang kecil sedang berada diluar rumah tepatnya di teras rumah. Pada saat itu langit sudah terlihat mendung namun belum hujan. Tetapi tiba-tiba datang angin kencang puting beliung dan langsung menuju ke arah rumahnya dan mengulung serta menghempaskan atap teras rumah, sebagian atap rumah dan merusak plafon rumah.
“Saat kejadian, saya melihat langsung dari awal sampai akhir sambil menyelamatkan diri di dalam garasi,” ujarnya.
Lanjut Agus, kejadiannya tidak terlalu lama, tetapi kerusakannya cukup banyak. Bahkan pada saat kejadian, istrinya sempat tertimpa plafon ruang tengah beruntung tidak cidera.
“Alhamdulilah kami selamat semua. Tapi jika ada bantuan pemerintah kami bersyukur dan berterimakasih, minimal memperbaiki atap rumah supaya tidak bocor,” ungkapnya.
Sementara itu Lurah Pasar I Muara Enim melalui Sekretaris Lurah Nepi Yudiarsi didampingi Kasi Pemmberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Nani Winarni mengatakan bahwa membenarkan jika salah satu warganya tertimpa musibah angin puting beliung kemarin sore (Sabtu,red) yang menyebabkan kerugian material.
“Alhamdulilah tidak ada yang terluka dan hanya kerugian material,” ujarnya.
Atas musibah ini, lanjutnya, tentu akan diinvetaris dan dilaporkan ke pimpinan dan instansi terkait. Mudah-mudahan kedepan cepat ditindaklanjuti oleh instansi terkait.












