Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Sebagai bentuk sinergisitas dan penghargaan atas dedikasi pengungkapan kasus pencurian kabel milik PT PLN (Persero) serta kontribusinya dalam menjaga keamanan aset dan keandalan sistim kelistrikan, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu (S2JB) berikan penghargaan kepada Polres Muara Enim, di Mapolres Muara Enim, Jumat (8/5/2025).
Penghargaan dari PLN tersebut ditandatangi oleh General Manager PLN UID S2JB Diksi Erfani Umar yang diberikan langsung oleh Manager PLN UP3 Lahat, Agus Priyanto, dan diterima langsung oleh Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K didampingi Kasat Reskrim AKP Muhamad Andr STrK SIK MSi mewakili institusi Polres Muara Enim.
“Pemberian penghargaan ini bukti wujud apresiasi dan terimakasih kami yang tulus kepada institusi Polri yang sigap menjaga dan gerak cepat dalam mengungkap kasus pencurian aset PLN,” ungkap Manager PLN UP3 Lahat, Agus Priyanto didampingi pejabat PLN Lahat dan Muara Enim.
Menurut Agus, Penghargaan PLN Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu diberikan kepada Polres Muara Enim atas dedikasi dan keberhasilan dalam pengungkapan kasus pencurian kabel milik PT PLN (Persero) serta kontribusinya dalam menjaga keamanan aset dan keandalan sistim kelistrikan khususnya di wilayah Polres Muara Enim.
Lanjut Agus, bahwa PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Lahat membawahi wilayah pelayanan yang mencakup beberapa kabupaten dan kota di Sumatera Selatan, dengan cakupan utamanya meliputi Kabupaten Lahat, Kota Pagar Alam, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Empat Lawang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Kabupaten Musi Rawas, dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Dengan luasnya wilayah kerja ini tentu akan banyak ditemui kendala-kendala baik secara teknis maupun non tekhnis seperti akibat pencurian ini.
“Masalah pencurian dan pengrusakan aset PLN ini cukup besar dan ini sangat menganggu dan merugikan negara,” tegas Agus.
Untuk antisipasi dan mengeliminir kerugian terutama akibat pencurian, sambung Agus, pihaknya akan tetap selalu bersinergi dengan aparat dalam hal keamanan selain secara rutin melakukan patroli. Selain itu juga, akan secara rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga aset PLN, dan meminta untuk segera melaporkan jika ditemui hal-hal yang mencurigakan dan merugikan negara.
“PLN ini milik negara dan kewajiban kita bersama-sama untuk menjaganya. Sebab jika aset PLN dicuri atau dirusak tentu kita sendiri yang akan rugi karena pasokan energi akan terganggu,” himbau Agus.
Sementara itu Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra mengaku bahwa pihaknya benar-benar tidak menyangka dan merasa terhormat sekali dengan penghargaan yang diberikan oleh PLN atas upaya yang telah kami lakukan.
“Mudah-mudahan ini akan menjadi motivasi kami dalam bekerja dalam hal memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres.
Kedepan, lanjut Kapolres, silaturahmi dan sinergisitas ini akan terus ditingkatkan sehingga bisa mengeliminir aksi pencurian dan pengrusakan aset milik PLN dalam rangka mendukung keandalan sistim kelistrikan khususnya di wilayah Polres Muara Enim.
Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa Team Rajawali Satreskrim Polres Muara Enim berhasil meringkus dua pelaku pencurian kabel listrik sepanjang 8.000 meter milik proyek jaringan PLN di Kabupaten Muara Enim, Minggu (3/5/2026) pukul 14.00 WIB. Sebelumnya, kedua pelaku melakukan pencurian kabel di Jalan Baru Gang Keluarga, Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim, Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Kedua pelaku yakni Endang Hariansyah (30) dan Ari (25), merupakan warga asal Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat. Dimana uang penjualan hasil pencurian tersebut digunakan untuk membeli sabu-sabu dan judi online (Judol). Akibat aksi kedua pelaku PLN dirugikan sekitar Rp 345 juta.












