Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM—Untuk menjaga stabilitas pangan dan mengintervensi beban ekonomi masyarakat, Pemkab Muara Enim meluncurkan penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk bantuan pangan beras periode Juli hingga September tahun 2026 di Desa Ujan Mas Lama, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim, Jumat (4/9/2026).
Peluncuran tersebut dilakukan langsung oleh Plt. Bupati Muara Enim Ir Hj Sumarni MSi didampingi Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kab. Muara Enim, H. Ulil Amri, S.P., M.M., dan OPD terkait serta ratusan masyarakat Desa Ujan Mas.
Plt Bupati Muara Enim, Sumarni, mengatakan bahwa penyaluran bantuan tersebut mengacu pada Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Republik Indonesia Nomor 349 Tahun 2026 yang menggelontorkan total 21,3 ton beras (21.300 kg) yang diperuntukkan bagi 710 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di desa tersebut berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Lanjut Plt Bupati, penyaluran bantuan beras periode ini diserahkan sekaligus untuk alokasi tiga bulan, di mana setiap KPM berhak menerima total 30 kilogram beras. Alokasi di Desa Ujan Mas Lama ini merupakan bagian penting dari target penyaluran tingkat Kecamatan Ujan Mas yang mencapai 2.772 KPM, serta bagian dari cakupan Kabupaten Muara Enim yang menargetkan total 66.965 KPM di 256 desa/kelurahan pada 22 kecamatan.
“Program bantuan beras ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan dan mengintervensi beban ekonomi masyarakat. Saya minta Camat Ujan Mas bersama Kepala Desa Ujan Mas Lama bersinergi Perum Bulog dan PT. Pos Indonesia untuk mengawal ketat pendistribusian di lapangan guna memastikan bantuan sampai secara tepat sasaran, utuh dari segi jumlah, serta terjaga kualitas berasnya,” tegas Sumarni.
Selain instruksi pengawasan, Sumarni juga mengimbau masyarakat penerima agar memanfaatkan beras bantuan murni untuk kebutuhan konsumsi pangan keluarga di rumah. Beliau menegaskan agar beras bantuan tidak diperjualbelikan kembali kepada pihak mana pun, serta menyatakan pemerintah daerah siap mengambil tindakan tegas apabila ditemukan praktik penyalahgunaan atas bantuan pangan yang telah diberikan.
Lebih lanjut Sumarni, mengatakan bahwa guna memperkuat ketahanan pangan daerah dalam jangka panjang, langkah strategis Pemkab Muara Enim yang telah menghibahkan lahan seluas 3 hektare di Desa Penanggiran, Kecamatan Gunung Megang, untuk pembangunan gudang Perum Bulog berkapasitas 2.000 ton. Kehadiran fasilitas logistik ini ditargetkan mampu memangkas ketergantungan distribusi dari Kabupaten Lahat, menekan biaya logistik, sekaligus mendukung percepatan program beras murah MEMBARA.


















