Pramuka Muara Enim Tembus Kancah Internasional, Bintang Nazhifah Wakili Indonesia ke Polandia

Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Kabar membanggakan datang dari Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Muara Enim. Anggota Pramuka Penggalang Garuda, Bintang Nazhifah Banafsha, terpilih menjadi wakil Indonesia untuk mengikuti Jambore Pramuka Sedunia ke-26 (26th World Scout Jamboree) yang akan digelar di Gdansk, Polandia, pada 2027 mendatang.

Kepastian tersebut disampaikan dalam rangkaian upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Muara Enim yang diikuti sekitar 3.000 peserta, di Lapangan Merdeka Muara Enim, Senin (7/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muara Enim selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Ka Mabicab) Ir. Hj. Sumarni, M.Si., bersama Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Muara Enim Yudhistira Dwi Putra, S.E., dan Ketua DPRD Muara Enim Deddy Arianto, S.Pd.

Dalam amanatnya, Sumarni menyampaikan apresiasi kepada para anggota Pramuka yang telah berhasil mengikuti dan menyelesaikan uji kecakapan Pramuka Penggalang Garuda.

Ia secara khusus mengapresiasi pencapaian Bintang Nazhifah Banafsha yang mampu melewati proses seleksi hingga dipercaya membawa nama Kabupaten Muara Enim sekaligus Indonesia dalam ajang kepanduan tingkat dunia.

“Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus bukti bahwa kader muda Pramuka di Muara Enim memiliki kemampuan dan potensi untuk bersaing hingga tingkat internasional,” ujar Sumarni.

Sumarni mengatakan, prestasi Bintang Nazhifah sekaligus menambah panjang catatan prestasi Pramuka Muara Enim di berbagai tingkatan.

Sebelumnya, anggota Pramuka asal Bumi Serasan Sekundang juga menorehkan prestasi pada Jambore Nasional (Jamnas) ke-XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur.

Dalam ajang tersebut, anggota Pramuka Muara Enim terpilih menjadi petugas upacara nasional serta meraih predikat Putri Jambore Nasional yang mewakili Kontingen Sumatera Selatan.

Di samping mengapresiasi prestasi para anggota Pramuka, Sumarni juga mengingatkan pentingnya peran generasi muda dalam menghadapi persoalan lingkungan, khususnya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menjadi perhatian di Kabupaten Muara Enim.

“Jajaran Pramuka turut mengambil peran aktif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla, salah satunya dengan menggencarkan sosialisasi mengenai larangan membakar lahan,” ujarnya.

Sosialisasi tersebut, sambung Sumarni, perlu dilakukan secara masif mulai dari lingkungan keluarga, sekolah hingga masyarakat luas.

“Para anggota Pramuka harus menjadi bagian dari solusi dan ikut mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu karhutla,” pesannya.

Selain kepedulian terhadap lingkungan, Sumarni juga mendorong para kader muda Pramuka untuk menguasai kecakapan digital, agar generasi muda tidak hanya memiliki keterampilan kepramukaan dan kedisiplinan, tetapi juga mampu memperkenalkan potensi daerah ke tingkat yang lebih luas.

Sumarni berharap para anggota Pramuka dapat memanfaatkan teknologi digital untuk mempromosikan berbagai potensi Kabupaten Muara Enim, mulai dari budaya, kuliner, pariwisata hingga produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

“Dengan demikian, prestasi Pramuka Muara Enim tidak hanya berhenti pada keberhasilan mengikuti ajang nasional maupun internasional, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi Bumi Serasan Sekundang kepada masyarakat dunia,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *