Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Tantangan perubahan zaman yang semakin kompleks perlahan mulai mengikis semangat gotong royong dan nasionalisme generasi muda. Untuk itu, Gerakan Pramuka diharapkan hadir sebagai salah satu solusi strategis untuk membentuk karakter generasi muda yang tangguh, berintegritas dan berwawasan kebangsaan.
Hal itu disampaikan Bupati Muara Enim H. Edison, S.H., M.Hum. saat memimpin Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-64, di halaman Kantor Pemkab Muara Enim, Kamis (04/09/2025). Upacara tersebut turut dihadiri oleh para Forkopimda, Kepala OPD, Anggota Mabicab, Ketua Kwarcab, Ketua Mabiran, Ketua Kwaran, Ketua Mabigus, Pembina Gugus Depan, dan Pramuka Tingkat Siaga, Penggalang dan Penegak Gerakan Pramuka Muara Enim.
Bupati Muara Enim menyampaikan bahwa, Gerakan Pramuka sebagai organisasi pendidikan non formal, memiliki peran, tugas, dan fungsi yang sangat penting dalam membantu program-program pemerintah, khususnya dalam membina generasi muda melalui pendidikan karakter.
“Apalagi dengan berbagai tantangan yang dihadapi saat ini, mulai arus digitalisasi global, disrupsi teknologi informasi, hingga berbagai ancaman sosial, maraknya judi online, bullying, penyalahgunaan narkoba, tawuran pelajar, pornografi, hingga masuknya budaya asing,” ujar Edison.
Orang nomor satu di Bumi Serasan Sekundang itu menilai, di era digitalisasi ini tentu harus terus berupaya melakukan adaptasi melalui peningkatan kemampuan dan keterampilan di bidang teknologi informasi.
“Utamakan penyebaran konten-konten positif yang menginspirasi, serta penangkalan hoaks dan disinformasi yang berpotensi merugikan masyarakat,” tuturnya.
Edison mengajak seluruh anggota Gerakan Pramuka untuk terus aktif dan semangat dalam berbagai bentuk pengabdian masyarakat dan pelestarian lingkungan hidup.

















