Gagal Tuan Rumah Porprov 2027, Muara Enim Matangkan Persiapan Menuju Porprov 2029

Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Meski gagal menjadi tuan rumah pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel 2027 mendatang, namun tidak menyurutkan kegigihan Kabupaten Muara Enim untuk menjadi tuan rumah. Bahkan sebaliknya akan menjadi evaluasi dan motivasi untuk lebih menyiapkan diri untuk menjadi tuan rumah pada Porprov 2029 mendatang.

Kepastian kegagalan menjadi tuan rumah Porprov Sumsel 2027 tersebut setelah Gubernur Sumatera Selatan menetapkan Lubuklinggau sebagai tuan rumah, yang menghapus asa beberapa daerah yang sebelumnya telah siap mengajukan diri sebagai tuan rumah Porprov Sumsel 2027.

“Kami apresiasi kerja keras kawan-kawan KONI dan seluruh stakeholder. Kita sudah mengupayakan semaksimal mungkin, bahkan saya sendiri telah menyampaikan langsung kepada Pak Gubernur bahwa anggaran dan venue kita memenuhi syarat,” ujar Bupati Muara Enim Edison yang ditemui di Balai Agung Serasan Sekundang Muara Enim, Kamis (11/12/2025).

Menurut Bupati bahwa pihaknya bersama KONI dan DPRD Muara Enim sudah berupaya maksimal, termasuk mempresentasikan kesiapan anggaran dan kelayakan venue di hadapan Gubernur Sumsel dan timnya. Namun mungkin, Gubernur mempertimbangkan banyak aspek karena lebih dari satu daerah mengajukan diri sebagai tuan rumah Porprov 2027.

“Kita tidak berkecil hati meski belum terpilih. Ini bukan kegagalan, tetapi momentum untuk semakin berbenah. Yang penting gairah kita tetap ada. Dari sisi positifnya, kita bisa mempersiapkan dan melengkapi venue-venue dan atlit kita menjadi lebih baik ke depan,” tegasnya.

Namun meski kita belum terpilih, Bupati mengungkapkan bahwa Gubernur Sumsel telah memberikan sinyal kuat bahwa Muara Enim berpeluang besar untuk menjadi tuan rumah pada Porprov 2029.

“Gubernur terakhir mengatakan kepada saya bahwa Muara Enim punya harapan besar untuk Porprov 2029. Mungkin beliau punya strategi atau pertimbangan khusus,” ungkapnya.

Untuk itu, lanjut Bupati, dalam waktu dua tahun persiapan ke depan, Pemkab Muara Enim memastikan akan melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana olahraga, atlit, pelatih, termasuk peningkatan standar venue agar memenuhi ketentuan Porprov. Dan pemerintah daerah bersama KONI Muara Enim mulai menyusun rencana pembangunan dan renovasi fasilitas olahraga yang selama ini menjadi prioritas. Langkah ini dinilai sebagai investasi jangka panjang demi mengangkat prestasi olahraga daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor event olahraga.

Sementara itu Ketua KONI Muara Enim M. Zen Syukri mengatakan bahwa pihaknya bersama pihak terkait dalam beberapa bulan terakhir sudah secara maksimal namun hasilnya memang belum sesuai dengan harapan bersama.

“Kita sudah melengkapi seluruh administrasi sampai paparan dan menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah. Namun tim sudah memutuskan kota Lubuk Linggau menjadi tuan rumah. Dan kita harus legowo,” ujarnya.

Meski gagal menjadi tuan rumah, la nut Syukri, namun hal ini bukanlah akhir segalanya melainkan akan menjadi batu loncatan untuk persiapan lebih matang di kesempatan berikutnya. Mudah-mudahan dengan hasil ini tidak menyurutkan semangat para atlit, pelatih dan masyarakat Muara Enim, namun sebaliknya dijadikan motivasi untuk terus berprestasi dan mempersiapkan diri lebih matang lagi pada Porprov 2029 mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *