Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM–Kabupaten Muara Enim sebagai pemilik saham terbesar ketiga pada PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (BSB) dengan total kepemilikan Rp 58,3 miliar, berhasil meraih deviden sebesar Rp 12,3 miliar tahun 2025. Penerimaan deviden ini meningkat dibandingkan tahun 2024 yang tercatat Rp 11,7 miliar, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa Tahun 2026 digelar di Novotel Palembang, Kamis (12/2/2026).
Acara tersebut dihadiri jajaran pemegang saham, termasuk Bupati Muara Enim H. Edison, SH., M.Hum., yang hadir didampingi Wakil Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Muara Enim, Berry Putra. Turut serta Gubernur Sumsel H. Herman Deru serta sejumlah bupati dan walikota dari Sumsel dan Bangka Belitung.
Dalam rapat tersebut, Bank Sumsel Babel mencatatkan laba bersih tahun 2025 sebesar Rp 504,9 miliar. Dari capaian tersebut, perusahaan menetapkan pembagian deviden sebesar 50 persen kepada para pemegang saham. Penerimaan deviden yang meningkat ini mencerminkan kinerja positif Bank Sumsel Babel. Tahun sebelumnya, laba bersih perusahaan tercatat Rp 475,8 miliar, sedangkan tahun 2025 berhasil menembus Rp 504,9 miliar. Pertumbuhan ini menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam menjaga stabilitas dan memperkuat kontribusi terhadap perekonomian daerah.
“Capaian tersebut sebagai bukti komitmen Bank Sumsel Babel dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Bupati.
Ia menekankan bahwa peningkatan deviden yang diterima Muara Enim akan memperkuat keuangan daerah dan menjadi dorongan bagi program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan harapan agar Bank Sumsel Babel terus menjaga kinerja positif seiring membaiknya kondisi perekonomian global dan nasional. Dan Pemkab Muara Enim akan tetap menjadikan Bank Sumsel Babel sebagai mitra strategis dalam memperkuat perekonomian daerah dan mendukung pembangunan berkelanjutan.


















