Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Bulan suci Ramadhan 1447 H menjadi berkah tersendiri bagi keluarga Syarifudin (51) warga Jl DR AK Gani, RT 03, RW 03, Rukun Damai, Kelurahan Tungkal, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim ini. Pasalnya, PT PLN melalui program Light Up The Dream (LUTD), telah mewujudkan mimpinya untuk memiliki dan menikmati akses listrik secara mandiri.
“Saya seperti bermimpi bisa mempunyai listrik. Sebab saya sering berdoa kapan bisa mengumpulkan uang untuk memasang listrik namun tidak kunjung terkumpul. Makanya saya sangat berterimakasih atas bantuan ini,” ujar ayah dua anak ini yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang ojek ini sambil mengusap air mata, Rabu (4/3/2026).
Menurut Syarifudin, selama ini, ketika beraktifitas di malam hari ia hanya mengandalkan senter sehingga aktivitas benar-benar terbatas. Akibat tidak adanya listrik ia terpaksa mengungsikan istri dan anak-anaknya di desa (rumah orangtua) dan kadang-kadang hanya dirinya yang tinggal dirumahnya. Syarifudin berharap kedepan program seperti ini untuk dapat dilanjutkan sebab masih banyak masyarakat yang tidak mampu untuk memasang listrik secara mandiri.
Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Lahat Agus Priyanto didampingi Manager PLN ULP Muara Enim Okta Hari Saputra, mengatakan bahwa melalui program Light Up The Dream (LUTD) ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk hadir di tengah masyarakat, terutama di bulan yang penuh rahmat ini. Dan program ini adalah program listrik gratis dari sumbangan rekan-rekan karyawan PT PLN Sumsel khususnya di Muara Enim.
“Listrik bukan sekedar penerangan, tapi harapan untuk kehidupan yang lebih baik. Kami ingin keceriaan Ramadhan tahun ini semakin terasa dengan hadirnya cahaya di rumah-rumah saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya di sela-sela prosesi penyalaan.
Lanjut Agus, rencananya ada 54 calon penerima manfaat yang tersebar di 6 Kabupaten/kota di Sumsel. Dan khsusunya di Kabupaten Muara Enim ada 12 penerima manfaat.
Dijelaskan Agus, bahwa di PLN sekarang ada tiga program untuk membantu masyarakat yakni Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari Kementerian ESDM dimana PLN menyediakan sambungan listrik gratis bagi rumah tangga kurang mampu, terutama di daerah 3T.
Kemudian, ada juga dari Yayasan Baitul Maal PLN (YBM PLN) adalah lembaga amil zakat dan terakhir program Light Up The Dream (LUTD).
“Ini semuanya gratis, mulai dari biaya meteran, instansi dan token perdana, bahkan diberikan tiga buah lampu. Dan untuk token selanjutnya barulah mereka bayar sendiri,” ujarnya.
Sementara itu Bupati Muara Enim yang diwakili Staff Ahli Pembangunan Hermin Eko Purwanto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PLN yang berinisiatif untuk membantu masyarakat yang pra sejahtera untuk bisa menikmati listrik. Dan ini sejalan dengan program Kabupaten Muara Enim sehingga kedepan bisa berkolaborasi lebih jauh dan bisa menjangkau lebih luas untuk masyarakat yang tidak mampu ini.
Melalui sinergi dan semangat berbagi ini, lanjut Eko, merupakan bukti nyata bahwa negara hadir melalui PLN dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama dalam penerangan dirumah-rumah yang dahulunya gelap gulita.















