Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Untuk memonitoring dan memastikan harga kebutuhan bahan pokok relatif stabil menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pemerintah Kabupaten Muara Enim akan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke pasar-pasar tradisional di wilayah Kabupaten Muara Enim.
Hal tersebut terungkap dalam rapat koordinasi monitoring ketersediaan dan harga bahan pokok di ruang rapat Serasan Sekundang Muara Enim, Rabu (11/3/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum, didampingi Wakil Bupati, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Adapun Sidak pasar dijadwalkan berlangsung pada 12 Maret di Kecamatan Muara Enim dan Lawang Kidul, serta 13 Maret di Kecamatan Gelumbang. Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan agar masyarakat tetap tenang menjelang Lebaran.
“Saya instruksikan Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas ESDM untuk segera melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar utama yakni Pasar Inpres Muara Enim, Pasar Tanjung Enim, dan Pasar Gelumbang,” tegasnya.
Lanjut Bupati, rantai pasok bahan pangan tidak boleh terputus sehingga faktor penyebab kenaikan harga harus segera ditelusuri dan diatasi.
Data terakhir dari Dinas Ketahanan Pangan menunjukkan beberapa komoditas yang perlu diwaspadai kenaikan harganya, seperti cabai rawit, bawang, daging sapi, gula pasir, dan minyak goreng.
Bupati mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang menghadapi situasi menjelang Lebaran. Kemudian kepada pedagang diingatkan agar tidak melakukan praktik yang dapat merugikan konsumen, dengan harapan suasana Idul Fitri tetap berlangsung aman dan penuh kebersamaan.
Wakil Bupati menambahkan bahwa setelah sidak dilaksanakan, OPD terkait harus segera menginventarisasi dan menganalisi penyebab kenaikan harga Sembako sehingga bisa diantisipasi sebaik mungkin apakah kenaikan terjadi karena pasokan berkurang atau faktor lainnya. Jika stok terbukti kurang, maka pemerintah daerah harus segera bergerak cepat dengan melaksanakan operasi pasar di sejumlah titik.
“Langkah ini diharapkan dapat menstabilkan harga sekaligus menjamin ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat,” ujar Wabup.












