POLSEK RAMBANG DAN MASYARAKAT TANAM JAGUNG 5,5 HEKTARE DUKUNG SWASEMBADA PANGAN 2026

Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Ketahanan pangan bukan hanya tentang menanam benih di tanah, tetapi tentang menanam harapan untuk kehidupan masyarakat di masa depan.

Semangat itulah yang terlihat di Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim, Senin (7/9/2026). Jajaran Polsek Rambang bersama pemerintah kecamatan, TNI, penyuluh pertanian, pemerintah desa dan kelompok tani melaksanakan Penanaman Jagung Kuartal III Program Ketahanan Pangan dalam rangka mendukung Swasembada Pangan Tahun 2026.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut memanfaatkan lahan tumpang sari tanaman kelapa sawit seluas 5,5 hektare, dengan menggunakan benih jagung jenis BIMMO.

Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Rambang IPTU Zulkarnain Afinata, S.T., M.Si., M.H., mengatakan bahwa program ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan bersama. Menurutnya, lahan yang tersedia harus dapat dimanfaatkan secara produktif sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Ketahanan pangan adalah tanggung jawab kita bersama. Apa yang kita tanam hari ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi investasi bagi masa depan masyarakat. Kami mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan yang ada secara produktif dan bersama-sama mendukung program swasembada pangan,” ujar Kapolsek.

Ia menambahkan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut mendorong berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.

Penanaman jagung tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran Polsek Rambang, pemerintah kecamatan, Koramil 404-08/Rambang Lubai, Damkar, BPP dan PPL, pemerintah Desa Tanjung Dalam, BPD, pemilik lahan hingga Kelompok Tani Rumpok Limau 1.

Koordinator BPP Siswanta, penyuluh pertanian Al Arbi, Kepala Desa Tanjung Dalam Hendri Aprianto, S.T., pemilik lahan Ambrison dan Handi, serta Ketua Kelompok Tani Rumpok Limau 1 Andi Saputra bersama anggota kelompok tani turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Kebersamaan itu menjadi gambaran bahwa membangun ketahanan pangan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Polri, TNI, pemerintah, petani dan masyarakat harus berjalan bersama, karena dari sinergi itulah kekuatan pangan daerah dapat tumbuh.

Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM. Situmorang menyampaikan bahwa kegiatan penanaman jagung tersebut merupakan bentuk nyata dukungan Polres Muara Enim terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan tahun 2026.

“Ketahanan pangan harus dimulai dari langkah nyata. Ketika masyarakat mau mengolah dan memanfaatkan lahan yang ada, kemudian didukung oleh pemerintah, TNI, Polri dan penyuluh pertanian, maka dari situlah tumbuh kekuatan pangan daerah,” ungkap Kasi Humas.

Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, penanaman jagung di Desa Tanjung Dalam menjadi pesan bahwa setiap jengkal tanah memiliki potensi untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *