Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Rencana pembuatan jalan khusus petambangan (batubara) yang akan menghubungkan wilayah Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim dengan wilayah Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, ternyata sudah terkoneksi dan sudah layak dilintasi oleh mobil angkutan batubara.
Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Sumatera Selatan H Cik Ujang didampingi Bupati Muara Enim H Edison saat melakukan kunjungan kerja peninjauan jalan khusus pertambangan, Senin (11/8/2025).
“Sudah sangat layak (Jalan khusus) dan sudah terkoneksi. Secepatnya akan terealisasi,” tegas orang nomor dua di Bumi Sriwijaya ini disela-sela peninjauan akses jalan khusus pertambangan di wilayah Muara Enim dan Lahat.
Lanjut, Cik Ujang, bahwa saat ini tinggal perusahaan pertambangan di Muara Enim dan di Lahat sudah ada akses keret api yang mengangkut batu bara yang sudah tersambung. Tinggal penempatan lokasi stock pilenya dimana, dan kesepakatan antar perusahaan saja.
“Yang penting sama-sama kerja sama tambang itu terutama yang dilewati,” jelas mantan Bupati Lahat ini.
Jika ini terwujud, kata Cik Ujang, artinya keinginan masyarakat tidak ada angkutan batu bara melintas di jalan umum, akan terwujud. Jika jalan khusus ini sudah terkoneksi tertentunya tidak lagi merugikan masyarakat dan penguna jalan dampak yang ditumbulkan oleh angkutan batu bara.
“Bulan ini dan besok juga bisa dilewati karena sudah terhubung. Tinggal saat ini perusahaannya karena perusahaan kadang-kadang belum ada kerjasama. Kalau sudah kerjasama tinggal jalan,” tegasnya.
Ketika ditanya jika ada perusahaan ada yang menghambat tidak mengizinkan melintas di kawasan Izin Usaha Pertambangan (IUP), Cik Ujang menegaskan kalau ada yang menghambat mungkin nawaitu yang tidak bagus keputusan pimpinan dan dibawah berbeda.
“Walau pun dengan jalan khusus harus kerjama, dengan kereta api juga harus kerjasama. Semuanya sudah tanda MoU , setiap pemegang IUP harus kerja sama itu wajib yang penting jangan mengganggu aktivitas penambangan,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Muara Enim H Edison, mengatakan bahwa kegiatan kunjungan kerja meninjau jalan khusus pertambangan bersama wakil gubernur untuk memastikan koneksi penghubung antar iup yang lain karena selama ini belum ada terkonektivitas.
“Atas inisiatif Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel dan kita dukung dari daerah kabupaten dan hasilnya akses jalan khusus sudah tersambung dan bisa dilewati. Tinggal kesepakatan secara administrasi mereka (Perusahaan) perlu bicara, satu kata sepakat dan provinsi yang mengkoordinir,” jelasnya.


















